Dapatkah kita mempercayai mimpi? Bukankah sering dibilang mimpi itu hanya ” kembang tidur?Tapi bukankah hidup ini pun bagai sebuah mimpi?Bila hidup ini bisa dipercayai kenapa sebuah mimpi tidak?Mereka yang menganggap “hidup nyata” sebagai mimpi, bahkan rela meninggalkan keluarga dan rumah untuk mencari “sesuatu yang benar” lalu, adakah “kehidupan” diluar mimpi? Jangan jangan mereka “mencari” didalam mimpi. Dan ” kebenaran” yang mereka temukan pun jangan2 masih merupakan bagian dari mimpi.Peraturan adat maupun hukum agama dibuat bagi manusia yang masih terperangkap dalam ilusi.Kita masih bingung, “untuk apa hidup”?Bila tujuan akhir kelahiran adalah kematian, lalu apa arti kehidupan??Untuk apa kawin, berkeluarga, melahirkan anak dan membesarkan mereka, jika sebuah pertemuan sudah pasti berakhir dengan perpisahan.NB”Menikmati matahari pagi di pinggiran desa banyuning sambil minum kopi (masih terjebak dalam ” dunia tak bermakna”)

Posted on 19 September 2016, in Uncategorized. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: